Halo, selamat datang di Gairahtalk. Kalau sudah membicarakan tentang negara Jepang, maka akan ada banyak hal yang bisa kita bicarakan selain manga dan kakek sugiono yah. Salah satunya contohnya adalah seragam sekolah yang dikenakan oleh para siswi-siswi di negera Jepang, khususnya rok pendek yang mereka gunakan untuk pergi ke sekolah.
Yap benar sekali, sebagian besar sekolah-sekolah di negara Jepang memiliki seifuku (seragam sekolah) mereka sendiri yang unik, terutama untuk seragam para anak wanitanya. Seragam siswi-siswi di Jepang memiliki berbagai gaya unik dan juga keren dalam dunia fashion.
Satu ciri khas yang luar biasa dari seragam siswi sekolah di Jepang adalah rok pendek yang mereka kenakan, yang membuat para siswa pria akan males bolos.
Jika kalian yang sering menonton film, anime, atau manga, bukan kakek Sugiono aja, kalian mungkin pernah memperhatikan jika siswi sekolah di Jepang suka menggunakan rok pendek untuk pergi ke sekolah mereka.
Pada kenyataannya, pemakaian rok pendek itu ada alasan dan juga sebabnya. Nah, kepo beeatkan? Yoda dari pada kepo, lebih baik kalian simak penjelasannya di bawah ini.
Asal- usul rok pendek yang dikenakan siswi di Jepang
Menurut Tokyo Girls Update, kebiasaan menggunakan rok pendek dimulai saat budaya Gyaru muncul di Jepang. Budaya tersebut sangat trend pada tahun 90-an, yang dipelopori oleh bintang pop yang legendaris dari Jepang, yaitu Namie Amuro.
Karena, sang bintang pop legendaris tersebut sangat dikenal oleh masyarakat Jepang dengan rok pendeknya, alis tipis, dan rambut bleaching, yang membuat jadi fashion utama di Jepang bagi kaum wanita. Sebab itulah para siswi menggunakan seragam sekolah dengan dipadukan dengan rok yang menjadi lebih pendek. Semua itu karena mengikuti trend yang saat itu sedang populer di jepang.
Faktanya, Rok Yang Digunakan Saat Ke Sekolah Tidak Boleh Terlalu Pendek.
Faktanya, memangkas rok menjadi terlalu pendek, dilarang untuk para siswi disana. Karena akan ada pengecekan panjang rok yang digunakan setiap minggunya atau razia yang diadakan secara tiba-tiba di sekolah.
Jika ada siswi yang ketahuan menggunakan rok lebih pendek dari yang telah ditentukan, siswi tersebut akan mendapatkan sebuah hukuman. Sebab itu, banyak siswi-siswi di Jepang mengakali dengan cara tidak memotong roknya, tapi malah melipat rok tersebut. Jadi, kalo ada razia tinggal turunin aja lipatannya.
Jika, budaya ini diterapkan di Indonesia tercinta, pasti tingkat ijin palsu dan bolos dari para siswi-siswi di sekolah seluruh Indonesia akan berkurang. Tapi, mungkin hanya itu kebaikan dari budaya menggunakan rok pendek bagi para siswi-siswi di seluruh sekolah-sekolah di Indonesia.
Sedangkan keburukannya jauh lebih banyak dan juga lebih berbahaya, jika itu diterapkan di Indonesia. Salah satu contohnya adalah keamanan bagi para siswi di luar maupun di dalam sekolah. Jadi mengikuti budaya seperti itu dengan alasan apapun, kurang cocok diterapkan di negara Indonesia.
Kenapa seperti itu? Karena Indonesia memiliki budaya sopan santun yang tinggi. Jadi, jika itu dilakukan disini, pasti kurang elok dan merusak budaya Indonesia. Yah, kalo bagi para playboy cap kikil masa bodo, yang penting mata seger dengan pemandangan paha goreng. Terus, cari saus agar bisa di cocol.
Nah, Ternyata begitulah asal mula, kenapa siswi-siswi di Jepang selalu menggunakan rok pendek untuk pergi ke sekolah masing-masing. Bagaimana nih menurutmu? Siapa yang setuju diterapkan di Indonesia?
