5 Cara Pakai Celana Dalam Yang Sehat Dan Benar Untuk Wanita

 

5 Cara Pakai Celana Dalam Yang Sehat Dan Benar Untuk Wanita
Sumber Gambar: Pixabay

Hai, Hai, hai sahabat Gairahtak. Banyak sekali para kaum wanita yang belum menyadari cara pakai celana dalam yang baik dan juga benar. 

Memang ada caranya? Jelas, karena menggunakan celana dalam yang tidak benar dapat berdampak buruk pada kesehatan organ vital wanita. Jadi, sangat penting bagi para kaum wanita mengetahui aturan cara pakai celana dalam yang benar dan sehat.

Terdapat bahan yang digunakan untuk membuat celana dalam tertentu yang lebih sehat untuk kalian pakai. Bukan hanya itu saja, ada pula waktu tertentu untuk menggunakan celana dalam yang pas sesuai dengan kegiataan yang kalian lakukan.

Cara pakai celana dalam dianggapa bisa berdampak buruk pada kesehatan organ vital pada wanita. Nah, berikut ini adalah 5 cara pakai celana dalam yang sehat dan benar untuk wanita.

Baca Juga: Alasan Siswi Jepang Menggunakan Rok Pendek Ke Sekolah

1. Gunakan Bahan Alami Terutama Katun

Kalian pasti pernah mendengar tentang ini semuakan, tetapi dengan berbagai jenis kain yang beredar, katun adalah bahan pakaian dalam terbaik dan terekomendasi.

Menurut Dr. Alyse Kelly-Jones, OB-GYN bersertifikat, Vulva adalah area pada tubuh yang sangat sensitif dan juga halus, sama dengan bibir di wajah kalian. Kalian pasti ingin memperlakukan itu dengan lembut bukan, ungkapnya. 

Apakah bahan yang paling sederhana dan juga sangat lembut untuk bisa menyentuh kulit kalian? Jawabannya, kapas. Kapas juga bisa bernapas dan menyerap untuk membantu mencegah infeksi jamur pada bagian yang sensitif.

“Karena memiliki keputihan itu sehat, sama dengan kelembapan yang selalu kalian miliki di mulut, kalian ingin pakaian dalam Anda dengan lembut menyerap kelembapan ekstra juga,” pungkas Dr. Kelly-Jones.

Lalu bagaimana dengan bahan sintetis, contohnya nilon dan spandeks tidak akan membuat area di bagian alat vital untuk bernapas. Sebaliknya, bahan sintetis akan menangkap panas dan juga kelembapan, dan menciptakan tempat yang sempurna untuk perkembangbiakan infeksi jamur. 

2. Ganti Celana Dalam Setiap Harinya

Sepertinya kebanyakan para kaum pria tau wanita biasanya memakai satu celana untuk satu sehari penuh dan kemudian menaruhnya di bak untuk dicuci kemudian hari atau pas lagi ada waktu. Padahal kalian tidak boleh menggunakan celana dalam hanya satu pasang untuk satu hari penuh. 

Banyak para dokter mengatakan, bisa saja kalian mengenakan celana dalam untuk dua hari berturut-turut dan tidak banyak timbul cairan atau keringat. Tetapi, jika kalian sudah merasa tidak nyaman karena penumpukan keputihan, kalian dapat mengubahnya lebih dari sekali sehari dalam menggunakan celana dalam (ganti), seperti yang selalu diingatkan Dr. Kelly-Jones kepada setiap pasiennya yang berkonsultasi kepadanya.

“Banyak pasien saya merasa terganggu oleh kelembapan ini dan selalu memakai pantie liner,” tuturnya. “Saya pikir ini bukan perilaku yang paling sehat karena liner dapat menyebabkan lecet dan iritasi. Pakaian dalam berlapis kapas akan mengatasi masalah ini, dan tidak masalah untuk mengganti lebih dari sekali sehari.” tutupnya. 

Setelah kalian selesai memakai, masukkan ke dalam bak ataupun keranjang kalian untuk segera dicuci. Berbeda dengan celana jeans, celana dalam tidak boleh dicuci nanti-nanti hanya untuk mengurangi beban.

3. Tidur Tidak Memakai Celana Dalam

Begitu banyak perdebatan tentang masalah ini. Apakah tidur tanpa celana dalam lebih baik untuk atau tidak untuk dilakukan?

Untuk para wanita yang memiliki vagina yang sudah sehat, pakai atau tidak pakai boleh-boleh saja. Tetapi, untuk para kaum wanita yang sering mengalami infeksi jamur, tidur tanpa celana dalam dapat membuat perbedaan yang nyata dari pada tidak menggunakannya.

Tanpa adanya pembatas kain memungkinkan area pada vagina bisa bernafas dalam semalam dan menjaga kelembapan tidak menjadi menumpuk yang akan menciptakan lingkungan untuk bakteri jahat berkembang disana.

“Saya yakin area vulva harus terbuka ke udara, sama seperti area tubuh Anda lainnya,” ucap Dr. Kelly-Jones.

Jika dari kalian benar-benar tidak menyukai dan tidak nyaman tidur tanpa celana dalam, Dr. Kelly-Jones merekomendasikan untuk memakai celana piyama yang berukuran longgar.

Kalian harus ingat, jika kalian pergi tanpa memakai celana dalam tapi mengenakan jenis bawahan yang lain, pakaian tersebut harus kalian sering-sering mencucinya. Faktanya, tidak ada masalah untuk pergi tanpa menggunakan celana dalam hanya satu malam.

4. Memakai Celana Dalam Yang Pas Dan Lembap Untuk Berolahraga

Kalian harus ingat sekali lagi. Apakah pergi berolahraga tanpa celana dalam atau tidak adalah pilihan pribadi. Jika kalian menggunakan celana pendek yang sudah memiliki pakaian dalam anti lembap, kalian bisa tidak menggunakan celana dalam. 

Mengenakan sesuatu diantara kulit kalian dan kain mungkin lebih nyaman dan menjadi cara yang lebih sehat untuk menghilangkan keringat saat berolahraga. Biasanya, ini adalah poliester yang berteknologi tinggi, ringan dan juga licin.

Jika kalian sudah memutuskan untuk memakainya, Dr. Kelly-Jones mengatakan, "Yang paling penting adalah memastikannya pas dan tidak akan menyebabkan lecet."

Setelah kalian berhasil menemukan ukuran yang ideal, kalian dapat memilih dari banyak pilihan pakaian dalam khusus berolahraga yang bagus. Tapi, jangan lupa harga pasti lebih mahal. 

5. Mencuci Celana Dalam Kalian Dengan Sabun Hipoalergenik

Semua celana dalam harus dicuci dengan lebih lembut daripada pakaian lain yang kalian miliki. Karena celana dalam menempel pada area kulit kalian yang lebih sensitif untuk waktu yang cukup lama. Dr. Kelly-Jones merekomendasikan untuk memakai sabun lembut hipoalergenik untuk mencuci celana dalam kalian, karena sabun atau bahan kimia apapun di dekat vagina bisa menyebabkan iritasi, gatal, dan juga reaksi alergi.

Baca Juga: 4 Cara Memperbanyak Sperma Bikin Istri Hamil Besar

Nah, itulah 5 cara pakai celana dalam yang sehat dan benar untuk para kaum wanita. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian semua.